Menyalahgunakan Subsidi Pemerintah Jepang Hingga 160 Juta Yen, 5 Pria Ditangkap

Lima pria dengan usia sekitar 36 tahun ditangkap polisi Jepang karena menyalahgunakan subsiri pemerintah Jepang sehingga mengalami kerugian mencapai 160 juta yen. Menurut Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo, pada bulan Juni 2020, lima orang itu berpura pura menjadi pemilik tunggal dan menipu negara tersebut untuk mempertahankan keuntungan sebesar 3 juta yen dengan mengajukan kebohongan bahwa pendapatan bisnis berkurang secara signifikan karena efek virus corona. Salah satu tersangka bernama Inaba, dinyatakan bersalah karena melanggar Undang Undang Pencegahan Persaingan Usaha Tidak Sehat pada bulan Maret, menuduh bahwa ia pernah menjalankan agen penjualan ponsel dan secara ilegal mengambil lebih dari 6.000 informasi pelanggan yang membeli ponsel SoftBank.

Dalam kasus ini, sebuah file bernama "Daftar Manajemen Manfaat" ditemukan dalam memori USB yang disita oleh Departemen Kepolisian Metropolitan, yang berujung pada penangkapan ini. Dari data itulah mereka mulai melakukan penipuan dan pengajuan aplikasi palsu ke pemerintah untuk mendapatkan subsidi. Departemen Kepolisian Metropolitan sedang menyelidiki bahwa lima orang telah menipu sekitar 160 orang di seluruh negeri melalui media sosial dan menipu total 160 juta yen.

Departemen Kepolisian Metropolitan belum mengungkapkan persetujuan atau ketidaksetujuan tuduhan polisi dari kelima orang tersebut. Sementara itu upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: [email protected] dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published.